Proses Filtrasi
Merupakan proses memurnikan air dengan memisahkan partikel padat dan koloid melalui media penyaring seperti, karbon, zeolit, mangan, silika dan resin. Dapat menghilangkan kontaminan termasuk bakteri, sehingga menghasilkan air yang lebih bersih dan aman.
Berikut adalah 5 media filter yang sering di pakai :
1. Karbon aktif
Media ini terbuat dari karbon yang telah diaktifkan, biasanya dari batok kelapa atau batubara, dan memiliki banyak pori-pori kecil yang memungkinkan zat-zat tersebut diserap melalui proses adsorpsi. Berfungsi menghilangkan warna, bau, kekeruhan dan menyerap klorin pada air yang terkontaminasi.
Kualitas karbon aktif memiliki beberapa tingkatan mulai dari standar dengan iodine 500-88 mg/g sampai dengan yang pro dengan iodine 1000- 1100 mg/g. Semakin tinggi iodine karbon aktif maka semakin efektif.

2. Media Zeolit
Zeolit adalah mineral aluminosilikat terhidrasi yang terjadi secara alami yang ditandai dengan struktur berpori yang khas. Mengandung barium, kalium, dan kation natrium yang memungkinkannya menyerap dan menukar berbagai ion secara selektif, membuatnya berharga dalam beragam aplikasi.
Berfungsi menghilangkan amonia (NH3), logam berat, serta klorin (cl) yang berbahaya dalam air, dan mencegah lumut & algae. Zeolit sangatlah penting dalam sistem filtrasi kolam renang dan kolam ikan karena sifat penghilang amonianya yang sangat signifikan.

3. Media Pasir Silika
Pasir silika adalah jenis pasir yang terdiri terutama dari silika (SiO₂ atau silikon dioksida) dalam bentuk kuarsa. Pasir ini berwarna putih atau bening, meskipun bisa juga berwarna lain tergantung pada kandungan mineral lainnya.
Pasir silika dalam filter air berfungsi sebagai media penyaring (filtrasi) yang efektif untuk menghilangkan partikel padat dan kotoran dari air seperti, pasir, tanah, lumut, debu, karat, kotoran dan endapan.

4. Manganese Greensand
Manganese greensand adalah media filter air yang dibuat dari pasir glaukonit (greensand) yang telah dilapisi dengan oksida mangan, Salah satu mineral alami yang kaya akan mangan. Memiliki karakteristik daya serap yang baik, terutama terhadap mangan dan besi.
Manganese greensand berfungsi untuk mengurangi zat besi, mangan, arsenik, radium, hidrogen sulfida, dan endapan lapisan minyak.

5. Media Resin
Media resin adalah butiran sintetis dari polimer khusus yang digunakan dalam proses penukar ion (ion exchange) untuk menghilangkan ion tertentu dari air, terutama dalam sistem penyaringan air lunak (water softener) dan deionisasi air.

Jenis dan Fungsi Media Resin:
1. Resin Kation (Cation Exchange Resin)
- Menghilangkan: Ion kalsium (Ca²⁺), magnesium (Mg²⁺), besi (Fe²⁺), dan logam berat.
- Cara kerja: Menukar ion-ion tersebut dengan ion natrium (Na⁺) atau hidrogen (H⁺).
- Contoh penggunaan: Water softener (untuk mengatasi air sadah).
2. Resin Anion (Anion Exchange Resin)
- Menghilangkan: Ion negatif seperti nitrat (NO₃⁻), sulfat (SO₄²⁻), klorida (Cl⁻), dan silika (SiO₂).
- Cara kerja: Menukar ion negatif dengan ion hidroksida (OH⁻).
- Contoh penggunaan: Sistem deionisasi, pengolahan air ultrapure.
3. Mixed Bed Resin
- Gabungan resin kation dan anion dalam satu kolom.
- Digunakan untuk memurnikan air hingga sangat bersih (conductivity < 0.1 µS/cm).
- Umumnya digunakan di laboratorium, industri farmasi, atau elektronik.
Kelebihan Resin:
- Efektif menghilangkan ion yang tidak bisa disaring oleh media biasa seperti pasir atau karbon aktif.
- Regenerasi mudah dengan larutan garam (NaCl), asam, atau basa (tergantung jenis resin).
- Cocok untuk rumah tangga dan industri.
Kekurangan:
- Tidak menghilangkan bakteri atau partikel fisik.
- Membutuhkan regenerasi berkala.
- Tidak bekerja optimal jika air mengandung banyak partikel tersuspensi (butuh pra-filter).
Setelah penggunaan sekian waktu untuk melakukan proses penyerapan dan pertukaran ion, media filter resin akan mengalami kejenuhan. Pada titik ini proses regenerasi dalam media filter resin melibatkan penggunaan bahan kimia tertentu bertujuan mengembalikan kapasitas filtrasi resin yang telah jenuh oleh kontaminan.

